Rabu, 06 April 2016

Jenis-Jenis Batubara

*      JENIS - JENIS BATUBARA
Dari tinjauan beberapa senyawa dan unsur yang terbentuk pada saat proses coalification (proses pembatubaraan), maka dapat dikenal beberapa jenis batubara khususnya di Indonesia yaitu : 1. BATUBARA ANTRASIT (C94OH3O3)Anthracite adalah jenis batubara yang paling baik kualitasnya. Jenis ini memiliki kandungan karbon sebesar 92,1% sampai dengan 98%, sehingga berwarna hitam mengkilap. Penggunaan batubara anthracite pada pembangkit listrik tenaga uap, masuk ke dalam jenis batubara High Grade dan Ultra High Grade. Namun persediaannya masih sangat terbatas, yaitu sebanyak 1% dari total penambangan batubara. Negara penghasil batubara ini antara lain adalah Cina, Rusia, Ukraina, Korea Utara, Vietnam, Inggris, Australia, dan Amerika Serikat.Ciri nya yaitu:1.      Warna hitam mengkilat2.      Material terkompaksi dengan kuat3.      Mempunyai kandungan air rendah4.      Mempunyai kandungan karbon padat tinggi5.      Mempunyai kandungan karbon terbang rendah6.      Relatif sulit teroksidasi7.      Nilai panas yang dihasilkan tinggi. 2. BATUBARA BITUMINUS (C80OH5O15)Bituminous, adalah jenis batubara yang lebih tinggi tingkatan kualitasnya. Mayoritas berwarna hitam, namun kadang masih ada yang berwarna coklat tua. Dinamakan bituminous dikarenakan adanya kandungan bitumen/aspal. Batubara jenis ini memiliki kandungan karbon sebanyak 60-80%, dan sisanya berupa air, udara, hidrogen, dan sulfur.
Cirinya yaitu :1.      Warna hitam2.      Material sudah terkompaksi3.      Mempunyai kandungan air sedang4.      Mempunyai kandungan karbon padat sedang5.      Mempunyai kandungan karbon terbang sedang6.      Sifat oksidasi rnenengah7.      Nilai panas yang dihasilkan sedang. 3. BATUBARA SUBBITUMINUS (C75OH5O20)Sub-bituminous adalah jenis batubara sedang di antara jenis lignite dan jenis bituminous. Secara fisik memiliki ciri-ciri berwarna coklat gelap cenderung hitam. Memiliki kandungan kelembaban yang lebih rendah dari jenis lignite dan cocok digunakan untuk bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap.
 4. BATUBARA LIGNIT / BROWN COAL (C70OH5O25 )
Lignite atau juga dikenal dengan sebutan batubara coklat, adalah jenis batubara yang paling rendah kualitasnya. Banyak ditambang di Yunani, Jerman, Polandia, Serbia, Rusia, Amerika Serikat, India, Australia, dan beberapa bagian negara-negara Eropa. Batubara jenis ini banyak digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap. Namun karena jenis ini memiliki energi konten rendah dan kandungan moisture yang tinggi, maka sangat tidak efisien untuk ditransportasikan ke tempat yang jauh. Untuk itu pembangkit listrik yang menggunakan batubara jenis ini dibangun di lokasi yang cukup dekat dengan lokasi penambangannya.
Cirinya yaitu :1.      Warna kecoklatan2.      Material terkornpaksi namun sangat rapuh3.       Mempunyai kandungan air yang tinggi4.      Mempunyai kandungan karbon padat rendah5.      Mempunyai kandungan karbon terbang tinggi6.       Mudah teroksidasi7.      Nilai panas yang dihasilkan rendah. 5. BATUBARA GAMBUT / PEAT (C60H6O34)Batubara Gambut, berpori dan memiliki kadar air di atas 75% serta nilai kalori yang paling rendah.Cirinya yaitu :1.      Warna coklat2.       Material belum terkompaksi3.      Mernpunyai kandungan air yang sangat tinggi4.      Mempunvai kandungan karbon padat sangat rendah5.      Mempunyal kandungan karbon terbang sangat tinggi6.      Sangat mudah teroksidasi7.       Nilai panas yang dihasilkan amat rendah.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar