Jenis-Jenis Batubara
JENIS
- JENIS BATUBARA
Dari tinjauan beberapa senyawa dan
unsur yang terbentuk pada saat proses coalification
(proses pembatubaraan), maka dapat dikenal beberapa jenis batubara khususnya di
Indonesia yaitu : 1.
BATUBARA ANTRASIT (C94OH3O3)Anthracite adalah jenis batubara
yang paling baik kualitasnya. Jenis ini memiliki kandungan karbon sebesar 92,1%
sampai dengan 98%, sehingga berwarna hitam mengkilap. Penggunaan batubara anthracite pada pembangkit listrik
tenaga uap, masuk ke dalam jenis batubara High
Grade dan Ultra High Grade. Namun
persediaannya masih sangat terbatas, yaitu sebanyak 1% dari total penambangan
batubara. Negara penghasil batubara ini antara lain adalah Cina, Rusia,
Ukraina, Korea Utara, Vietnam, Inggris, Australia, dan Amerika Serikat.Ciri nya yaitu:1.
Warna hitam mengkilat2.
Material terkompaksi
dengan kuat3.
Mempunyai kandungan
air rendah4.
Mempunyai kandungan
karbon padat tinggi5.
Mempunyai kandungan
karbon terbang rendah6.
Relatif sulit
teroksidasi7.
Nilai panas yang
dihasilkan tinggi. 2. BATUBARA BITUMINUS (C80OH5O15)Bituminous, adalah
jenis batubara yang lebih tinggi tingkatan kualitasnya.
Mayoritas berwarna hitam, namun kadang masih ada yang berwarna coklat tua.
Dinamakan bituminous dikarenakan adanya kandungan bitumen/aspal. Batubara jenis
ini memiliki kandungan karbon sebanyak 60-80%, dan sisanya berupa air, udara,
hidrogen, dan sulfur.
Cirinya yaitu :1.
Warna hitam2.
Material sudah
terkompaksi3.
Mempunyai kandungan
air sedang4.
Mempunyai kandungan
karbon padat sedang5.
Mempunyai kandungan
karbon terbang sedang6.
Sifat oksidasi
rnenengah7.
Nilai panas yang
dihasilkan sedang. 3. BATUBARA SUBBITUMINUS (C75OH5O20)Sub-bituminous adalah
jenis batubara sedang di antara jenis lignite dan jenis bituminous. Secara
fisik memiliki ciri-ciri berwarna coklat gelap cenderung hitam. Memiliki
kandungan kelembaban yang lebih rendah dari jenis lignite dan cocok digunakan untuk bahan bakar pembangkit
listrik tenaga uap.
4. BATUBARA LIGNIT / BROWN
COAL (C70OH5O25 )
Lignite atau juga
dikenal dengan sebutan batubara coklat, adalah jenis batubara yang paling
rendah kualitasnya. Banyak ditambang di Yunani, Jerman, Polandia, Serbia,
Rusia, Amerika Serikat, India, Australia, dan
beberapa bagian negara-negara Eropa. Batubara jenis ini banyak digunakan
sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap. Namun karena jenis ini
memiliki energi konten rendah dan kandungan moisture yang tinggi, maka sangat
tidak efisien untuk ditransportasikan ke tempat yang jauh. Untuk itu pembangkit
listrik yang menggunakan batubara jenis ini dibangun di lokasi yang cukup dekat
dengan lokasi penambangannya.
Cirinya yaitu :1.
Warna kecoklatan2.
Material terkornpaksi
namun sangat rapuh3.
Mempunyai
kandungan air yang tinggi4.
Mempunyai kandungan
karbon padat rendah5.
Mempunyai kandungan
karbon terbang tinggi6.
Mudah teroksidasi7.
Nilai panas yang
dihasilkan rendah. 5. BATUBARA GAMBUT / PEAT (C60H6O34)Batubara Gambut, berpori dan
memiliki kadar air di atas 75% serta nilai kalori yang paling rendah.Cirinya yaitu :1.
Warna coklat2.
Material belum terkompaksi3.
Mernpunyai kandungan
air yang sangat tinggi4.
Mempunvai kandungan
karbon padat sangat rendah5.
Mempunyal kandungan
karbon terbang sangat tinggi6.
Sangat mudah
teroksidasi7.
Nilai panas yang dihasilkan amat rendah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar