Jumat, 03 Juli 2015

Jaw Crusher
I. Pendahuluan
       Jaw Crusher merupakan suatu mesin atau alat yang banyak digunakan dalam industri dibidang pertambangan, bahan bangunan, kimia, metalurgi dan sebagainya. Sangat cocok untuk penghancuran primer dan sekunder dari semua jenis mineral dan batuan dengan kekuatan tekan sekitar 320 MPa, seperti bijih besi, bijih tembaga, bijih emas, bijih mangan, batu kali, kerikil, granit, basalt, kuarsa, diabas , dan bahan galian lainnya.
       Jaw Crusher sendiri merupakan alat yang digunakan dalam proses crushing. Sedangkan Crushing merupakan proses yang bertujuan untuk meliberasi mineral yang diinginkan dari mineral pengotornya. Jaw Crusher banyak digunakan dalam pengerjaan kontruksi misalnya dalam pengerjaan jalan pembuatran beton, gedung, bendungan terutama rock fill dan filternya dan pengerjaan lainnya. Kadang kadang diperlukan syarat khusus untuk gradasi butiran pengisinya. Gradasi butiran-butiran tersebut sulit didapat dari alam tanpa pengerjaan apalagi secara besar-besaran.
Berikut ini adalah bagian-bagian dari alat Jaw Crusher beserta keterangan dan penjelasannya:
1. Fixed Jaw Plate adalah bagian yang tidak bergerak berfungsi untuk menahan pada saat bagian yang lain bergerak menekan batuan.
2. Guard Sheet adalah dinding yang bergerak dan bersifat kasar yang digunakan untuk menumbuk dan menghancurkan bahan.
3. Kinetic jaw plate adalah bagian yang bergerak dan fungsinya untuk memberikan tekanan pada batuan.
4. Active jaw adalah bagian yang membuat kinetic jaw dapat bergerak. 5. Toggle Plate adalah seperti baut pecah, digunakan mengerakkan alat penghancur.
6. Adjust Seat adalah bagian yang digunakan untuk mengatur naik turunnya dinding penghancur.
7. Adjustable wedge adalah bagian penyesuai gerakan pada saat alat bekerja.
8. Spring adalah digunakan untuk menggerakkan toggle plate.
9. Fly wheel adalah roda yang berputar pada saat bekerja.
10. Frame adalah bagian pelindung luar atau penutup.
11. Eccentric shaft adalah poros yang berputar dan menyebabkan alat bergerak.
12. Bearing adalah bagian yang berfungsi sebagai bantalan bagi eccentric shaft.
13. Belt pulley wheel adalah sabuk yang menggerakkan roda dan di hubungkan ke motor penggerak.
   Tipe Jaw Crusher
Berdasarkan porosnya jaw crusher terbagi dalam dua macam :
a. Blake Jaw Crusher, dengan poros di atas
b. Dodge Jaw Crusher, dengan poros di bawah

       Pada system dodge, jaw crusher tersebut sering mengalami penyumbatan di karena pada Dodge Jaw porosnya di bawah sehingga gaya yang terbesar mengenai partikel yang terbesar sehingga gaya mekanis dari Dodge Jaw lebih besar dibandingkan dengan Blake Jaw. Sehingga partikel yang kecil masih belum selesai terproses, sudah dimasukkan partikel yang besar, sehingga jaw crusher tersebut mengalami penyumbatan.

   Cara Kerja Jaw Crusher
     Cara kerja jaw crusher secara umum; bahan galian di masukkan melalui rahang kemudian bahan galian tersebut akan di tekan oleh dinding-dinding Fixed Jaw Plate dan Kinetic jaw plate. Kemudian kinetic jaw plate akan bergerak yang digerakkan oleh fly wheel. Kemudian dinding-dinding tersebut bergerak maju mundur dengan di atur oleh Toggle Plate sehingga bahan galian akan tertumbuk oleh dinding-dinding tersebut sehinnga bahan galian akan pecah dan berubah ukuran menjadi lebih kecil dari sebelumnya.
a.  Jaw crusher system blake (titik engsel di atas)
Banyak dipakai oleh pabrik-pabrik dengan kapasitas produksi 7 ton/jam.
Cara kerjanya: Suatu eksentrik menggerakkan batang yang dihubungkan dengan dua toggle., togel yang satu dipakukan pada kerangka dan satu lagi ke rahang ayun. Titik pivat terletak pada bagian atas rahang gerak atau diatas kedua rahang pada garis tengah bukaan rahang. Pada system ini, umpan dimasukkan kedalam rahang berbentuk V yang terbuka keatas. Muka rahang ini mempunyai alur dangkal yang horizontal. Umpan besar yang terjepit antara bagian atas rahang dipecah dan jatuh keruang bawahnya yang lebih sempit dan dipecah. Pada mesin ini baut pecah yang berfungsi sebagai penahan apabila terdapat material solid dengan ukuran yang lebih besar dank eras maka dia akan pecah dengan sendirinya tetapi tidak akan merusak keseluruhan dari pada alat jaw crusher.
b.  Jaw crusher system dodge (titik engsel di bawah)
Banyak dipakai di pabrik dengan kapasitas produknya ¼ ton / jam – 1 ton / jam.
Cara Kerjanya: Dodge jaw crusher sama seperti pada cara kerja blake jaw crusher. Pada system ini, titik engsel berada dibawah sedangkan bagian atas bergerak maju mundur. Hambatan yang dialami kemungkinan lapisan rahang mengalami kerusakan selama proses berlangsung. Supaya rahang tidak cepat vrusak , maka biasanya dilapisi dengan bahan yang tahan tekanan dan getaran. Misalnya manganese stell.
   Apikasi Jaw Crusher
       Jaw Crusher jenis ini banyak digunakan dalam industri mineral pertambangan. Aktifitas seperti peleburan bahan berupa biji tembaga, pasir silica,  kokas, beton, argonit, biji seng, biji perak, timah, biji emas, ball clay, aspal, arsenic, marmer, bebatuan kapur, kerikil, kaolin dan masih banyak lagi lainnya, sangat baik diolah dengan jaw crusher. Mesin jenis ini telah lama dikenal bekerja baik pada pengolahan primer dan baik untuk instalasi. Kekuatan jaw crusher bisa mencapai antara 4 sampai 6 rasio dalam menghancurkan target. Jaw crusher banyak juga digunakan dalam industri kimia pertambangan, konstruksi jalan, bangunan kereta api, bidang kemahiran dan masih banyak lagi lainnya.
   Fungsi Jaw Crusher
      Crusher berfungsi untuk memecahkan batuan alam menjadi ukuran yang lebih kecil sesuai spesifikasi yang dibutuhkan. Selain memisahkan batuan hasil pemecahan dengan menggunakan saringan atau screen. Crusher terdiri dari beberapa bagian yaitu crusher primer, crusher sekunder, crusher tersier. Setelah batuan diledakan, batuan dimasukan kedalam crusher primer. Hasil dari crusher primer dimasukan kedalam sekunder untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

3 stage yang dilalui adalah :
1.            Coarse size reduction ( reduksi ukuran kasar ) : umpan 2-96 in
2.            Intermediate size reduction (reduksi ukuran intermedium) : umpan 1-3 in
3.            Fine size reduction ( reduksi ukuran halus) : umpan 0.25-0.5 in

   Keuntungan dan Kelemahan Jaw Crusher
       Jaw crusher mempunyai keunggulan struktur sederhana, kinerja stabil, perawatan mudah, menghasilkan partikel akhir dan rasio penghancuran tinggi. Jadi jaw crusher merupakan salah satu mesin penghancuran paling penting dalam lini produksi penghancuran batu. Secara umum mesin Crusher dapat digunakan untuk mengurangi ukuran atau mengubah bentuk bahan tambang sehingga dapat diolah lebih lanjut.
  Keuntungan lain Jaw Crusher ini antara lain :
1.            struktur sangat sederhana sehingg perawatannya mudah
2.            kapasitas yang fleksibel
3.            Proteksi dari over load
4.           Efisiensi tinggi dan biaya operasi yang rendah
5.            Hasil akhir partikel dan rasio hancur yang baik
  Kelemahan Jaw Crusher
       Perputaran Eccentric pada Drive shaft menyebabkan turun naiknya pitman dan dengan bantuan Toggle mengakibatkan bertambah dan berkurang jarak antara Swing jawdengan Fixed jaw. Swing jaw ditekan oleh Toggle dan dipegang (ditahan) oleh Tensionrod dan Spring . Karena beban yang tidak selalu dipakai pada Jaw crusher, yaitu hanya pada saat Swing jaw mendekat kepada Fixed jaw dimana terjadi tekanan terhadap batuan, maka perlu diadakan imbangan beban dengan jalan menambahkan beban Flywheel



II. RANCANGAN
   Kapasitas Jaw Crusher
Kapasitas desain merupakan kemampuan produksi yang seharusnya dicapai oleh mesin peremuk tersebut, sedang kapasitas nyata merupakan kemampuan produksi mesin peremuk sesungguhnya yang didasarkan pada sistem produksi yang diterapkan.
Kapasitas Jaw Crusher Faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan energi untuk Jaw Crusher:
1. Ukuran feed
2. Ukuran produk
3. Kapasitas mesin
4. Sifat batuan
5. Persen waktu yang tidak terpakai Kapasitas mesin peremuk jaw crusher dibedakan menjadi kapasitas desain dan kapasitas nyata.
   Kriteria Jaw Chruser
       Penempatan kriteria batu crusher samac mining, penempatan kriteria batu crushertermasuk benang level atas pondasi selang waterpass . batu stone crusherpada saat proses produksi agregat daur ulang . kriteria pemilihan crusher peralatan pabrik, uripsantoso.files.wordpress . adapun kriteria kegiatan pembangunan infrastruktur jalan danpengoperasian base camp barak pekerja, kantor, stone* crusher . pemilihan kriteria crusher palu di pabrik semen, pemilihan kriteria crusher palu di pabrik semen peralatan indonesia.laporan kunjungan pabrik semen stone crusher mesin, mills industri di.
  
   Karakteristik Jaw Crusher
       Karakteristik Dari Jaw Crusher
1. Penggunaan material berteknologi tinggi dan mengadopsi keterampilan kelas dunia dalam pembuatannya.
2. Perakitan lebih lanjut pada rahang (Jaw) yang dapat bergerak membuatnya lebih tahan lama. Perakitan rahang (Jaw) yang dapat bergerak mengadopsi pelapisan baja berkualitas tinggi, dan bergerak melalui dua roda besi berukuran besar. Selain itu, poros berat eksentrik juga mengadopsi forging bilet untuk diproses.
3. Struktur pelapisan baja terintegrasi pada poros roda Adanya struktur pelapisan baja pada poros roda ini dapat memberikan jaminan sempurna ketika melakukan kontak dengan crushing frame. Sementara itu, dapat meningkatkan intensitas bantalan poros roda (axle bearing).
          
   Teori Perhitungan
       Teori Perhitungan Jaw Crusher Kapasitas Jaw crusher secara empiris dapat dinyatakan dalam rumus : T = 0,6 x L x S Dimana : T = Kapasitas Jaw Crusher L = Panjang dari Receiving opening (in) S = lebar dari discharge opening (in) Rumus tersebuat adalah untuk perhitungan kasar dari kapasitas Jaw crusher, karena hanya tergantung pada discharge (pengeluaran) pada saat open setting.



III. KESIMPULAN
       Jaw Crusher merupakan suatu mesin atau alat yang banyak digunakan dalam industri dibidang pertambangan, bahan bangunan, kimia, metalurgi dan sebagainya. Sangat cocok untuk penghancuran primer dan sekunder dari semua jenis mineral dan batuan dengan kekuatan tekan sekitar 320 MPa, seperti bijih besi, bijih tembaga, bijih emas, bijih mangan, batu kali, kerikil, granit, basalt, kuarsa, diabas , dan bahan galian lainnya.
       Jaw crusher mempunyai keunggulan struktur sederhana, kinerja stabil, perawatan mudah, menghasilkan partikel akhir dan rasio penghancuran tinggi. Jadi jaw crusher merupakan salah satu mesin penghancuran paling penting dalam lini produksi penghancuran batu. Secara umum mesin Crusher dapat digunakan untuk mengurangi ukuran atau mengubah bentuk bahan tambang sehingga dapat diolah lebih lanjut.
       Perputaran Eccentric pada Drive shaft menyebabkan turun naiknya pitman dan dengan bantuan Toggle mengakibatkan bertambah dan berkurang jarak antara Swing jawdengan Fixed jaw. Swing jaw ditekan oleh Toggle dan dipegang (ditahan) oleh Tensionrod dan Spring . Karena beban yang tidak selalu dipakai pada Jaw crusher, yaitu hanya pada saat Swing jaw mendekat kepada Fixed jaw dimana terjadi tekanan terhadap batuan, maka perlu diadakan imbangan beban dengan jalan menambahkan beban Flywheel




Tidak ada komentar:

Posting Komentar